Tahitian Noni

  • TENTANG NONI NONI tumbuh liar di kepulauan French Polynesia. Manfaat Noni di Tahiti telah dikenal dari generasi ke generasi selama lebih dari 2.000 TAHUN. Buah ini sifatnya unik. Berbuah dulu baru berbunga. 1 buah lebih dari 1 bunga. Buahnya jauh lebih besar dibandingkan dengan yg ada di Indonesia & negara lain contohnya India. Daunnya pun besar. Pohon ini tidak memiliki musim. Ia akan berbuah sepanjang tahun. Yg paling unik adalah jika sering dipetik, buahnya akan tambah banyak.

Tahitain Noni

Tahitain Noni
Tampilkan postingan dengan label Kesaksian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesaksian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Januari 2009

Kista Lenyap Berkat TNJ

kista

Pertemuannya dengan Tahitian Noni Juice, September 2006 lalu membuat 13 kista yang bersarang pada kelenjar hormon Cornelia Fatila Minarto, 39 tahun, yang tinggal 10% berangsur membaik. Bahkan dalam waktu sebulan, 5 buah kistanya hilang dan mengecil, stamina yang selama ini menurun lambat laun kembali prima. Program untuk memiliki keturunan, membuat 90% kelenjar hormon Fatila harus diangkat oleh tim dokter Singapura pada 1997 silam. Karena Hypertiroid yang ia derita, membuatnya kesulitan mendapatkan keturunan. “Benar saja, setelah 2 bulan operasi, saya langsung hamil,” ceritanya.

Empat tahun kemudian Fatilia dan suaminya berencana memiliki keturunan lagi. Sayang rencana itu tidak direstui dokter karena Fatila mengidap Hypotyroid atau produksi kelenjar hormon di bawah batas normal telah menyerangnya. Bahkan pada kelenjar hormonnya dipenuhi 13 kista. “Dokter menyarankan untuk mengangkat kelenjar hormon saya 3 bulan lagi,”katanya.Sekembalinya dari Singapura sambil menunggu proses operasi, seorang rekan menawarkan Tahitian Noni Juice kepadanya. “Siapa tahu TNJ bisa meminimalisir penyakit saya, ” Imbuh Fatila.

Ketika pemeriksaan tiba, Fatila dan tim dokter Singapura terperanjat melihat hasil pemeriksaan. Enam dari 13 kistanya sudah hilang, dan kista yang masih ada semakin mengecil. Akhirnya, tindakan operasi pengangkatan kelenjar hormon dibatalkan. Fatila diminta kembali enam bulan berikutnya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mengetahui bahwa TNJ membantu memulihkan kondisinya, Fatila menaikkan dosisnya dari 30 ml pagi dan 60 ml malam menjadi 100 ml pagi dan 100 ml malam. Hasilnya, kistanya semakin berkurang makin mengecil. “TNJ telah membantu meminimalisir penderitaan saya,” yakin Farila.

Diabetes,Lupus,Darah Tinggi,Kegemukan

Pada tahun 1996, berat badan Jimmy Williams mencapai 420 pounds. Dia mengidap penyakit Tekanan Darah Tinggi dan Lupus. Jimmy harus menggunakan Steroid untuk menangani Lupus. Akibat pemakaian steroid ini, Jimmy mengalami kerusakan pankreas. Jimmy mendapat penyakit baru, yaitu Diabetes. Jimmy harus menggunakan 45 unit insulin dua kali setiap hari. Jimmy benar-benar menjadi orang yang sangat menderita. Masalah berat badan, dan berbagai penyakit bersarang di dalam tubuhnya. Jimmy sangat membutuhkan mujizat, dia benar-benar tidak berdaya. Lalu dia berdoa, dan seorang temannya memperkenalkan Tahitian Noni® Juice. Syukur, Jimmy mau mencoba Tahitian Noni® Juice. Setiap pagi, Jimmy mengkonsumsi 10-12 Oz Tahitian Noni® Juice, disertai minum 8 Oz distilled water, dan minum banyak air. Dia tetap memakai obat Tekanan Darah Tinggi dan Steroid. Setelah beberapa waktu, dia tidak merasa lapar seperti hari-hari sebelumnya dan berat badannya mulai berkurang.

Berat badannya berkurang 130 pounds,
ukuran celana berkurang dari 60” menjadi 46”.

Sekarang dia tidak lagi bergantung pada Insulin, dokternya menyarankan untuk menghentikan pemakaian obat Tekanan Darah Tinggi. Dia sangat bersukacita atas berkat yang diberikan Tuhan dalam hidupnya. Semua dokternya sangat heran melihat perkembangan kesehatan Jimmy yang sangat luar biasa. Sekarang Jimmy menjadi peminum Tahitian Noni® Juice yang setia.

Tahitian Noni Mengatasi Serangan Jantung

Pantang makan diusia lebih dari 50 tahun rasanya sudah hal lumrah dalam menjaga kesehatan. Tapi tidak Serangan Jantungbagi Wasito, 62 tahun yang mei lalu mendapat serangan jantung dan harus menginap di RS. Gatot Subroto selama lebih dari 40 hari. Layaknya penderita jantung, seharusnya Wasito memantang makanan yang mampu menyebabkan serangan itu kembali lagi. Karena tekanan darahnya mencapai angka 240/200. Tapi setelah Wasito rajin mengkonsumsi Tahitian Noni juice (TNJ) sekitar awal juli, angka tekanan darahnya tak bergeming dari 120/80.

Menurut Ervina Meilani, 31 tahun, Putri Wasito, ia dan keluarga harus mengikhlaskan ayahnya karena team dokter yang merawatnya bahwa pembuluh darah pada jantung ayah mereka dapat pecah sewaktu-waktu. “Efeknya fatal dan ayah bisa meninggal,” ujar Ervina. “Alhamdulillah, Mamah saya mendapatkan sebuah brosur tentang TNJ. Kami memutuskan untuk mencobanya,” cerita ervina.Setelah mengkonsumsi 2 X 30 cc dalam sehari, perubahan drastis langsung terjadi pada Wasito. Keinginan untuk makan menjadi lebih besar. Pada hari kedua mengkonsumsi, badannya sudah tidak lagi lemas, “Bahkan papa sudah bisa naik tangga dirumah. Dan hari ketiganya ia sudah bisa mengendong cucunya,” tegas Ervina. Perawatan yang dilakukkan TNJ terhadap jantung Wasito, membuat ia menjadi orang tua yang tidak seperti orang tua lainnya yang harus memantang makanan, demi menjaga kesehatan. “Papa sering makan daging-dagingan, tapi alhamdulillah tensinya tetap stabil dan tidak ada masalah dengan kesehatannya,” terang Ervina. Yang selalu menyediakan TNJ dirumahnya. “Saya menyediakan satu orang satu botol untuk kita konsumsi setiap hari. Selain khasiatnya bagus bisnisnya sangat mengiurkan.”

Batu Empedu Hilang Tanpa Operasi

(Ir. Setiawan Th.MT /Rudy)

Batu empeduKejadiannya berawal ketika saya memeriksakan kondisi kesehatan saya secara menyeluruh (General Check up) di sebuah rumah sakit di Bali, Februari 2008 lalu, ditemukan adanya batu empedu berdiameter 15mm.

Kekhawatiran batu tersebut akan bertambah besar terus menghantui pikiran saya. Anehnya tidak ada gejala penurunan kondisi atau rasa sakit yang mendadak dalam diri saya. Sampai akhirnya pada Juni 2008, saya kembali menjalani re-check USG untuk memastikan keberadaan batu empedu. Saat diketahui batu itu masih ada, Tim dokter menyarankan agar saya menjalani operasi pengangkatan empedu (batu dan kantongnya).

Pada Juli 2008 , saya kembali menemui tim dokter untuk berkonsultasi. Saat itu dokter bertanya apakah saya mengalami rasa sakit/nyeri, jika iya , maka sebaiknya operasi segera dijalankan.

Saya memang sudah merasakan sedikit nyeri , tetapi tidak sering . Akhirnya saya meminta waktu selama 14 hari untuk loading TNJ (Minuan TNJ dengan dosis maksimal). Saat waktu yang diberikan sudah habis, saya kembali memeriksakan kondisi saya , hasilnya sangat mencengangkan, diameter batu empedu mengecil.

Kemajuan itu semakin menggenjot saya untuk minta membuktikan keampuhan TNJ, dua minggu berikutnya saya periksa kembali. Puji Tuhan dan sungguh sebuah keajaiban. batu empedu tersebut telah hilang tak terdiagnosa lagi.

Bahkan hasil pemeriksaan terakhir pada 26 Nopember 2008 yang lalu, bau empedu saya sudah hilang sama sekali . ini merupakan kasus pertama dan belum diteliti oleh TNI.Namun sudah jelas hasilnya bahwa batu empedu bisa dengan mudah dihancurkan oleh TNJ.